Program diversifikasi olahan limbah sabut kelapa di Desa Sikara bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca gempa dan pandemi Covid-19 melalui pemanfaatan potensi lokal yang belum optimal. Selama ini, kelompok perajin minyak kelapa hanya berfokus pada produksi minyak kelapa, sementara limbah sabut kelapa belum dimanfaatkan secara produktif dan cenderung menjadi masalah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan keterampilan, pendampingan produksi, hingga evaluasi keberlanjutan usaha. Masyarakat diberikan pelatihan dalam mengolah sabut kelapa menjadi berbagai produk bernilai ekonomi seperti keset, sapu, tali, media tanam organik, dan kerajinan rumah tangga. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini mampu meningkatkan keterampilan masyarakat, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan kelompok perajin minyak kelapa. Program ini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui pengurangan limbah sabut kelapa serta memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Dengan demikian, diversifikasi olahan limbah sabut kelapa menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam membangun kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2022