Kemajuan dan kewibawaan sebuah negara banyak tergantung pada perkembangan ekonomi dan pendidikan negara yang bersangkutan. Teori klasik ini masih sangat relevan dan selalu eksis meskipun telah bertahun-tahun, bahkan berabad-abad telah dilanda oleh berputarnya roda-roda jaman.      Bagi bangsa Indonesia hal ini bukan lagi merupakan hipotesis yang masih harus diuji kebenarannya, akan tetapi sudah menjadi konklusi dasar yang telah teruji melalui statistik alam yang berupa tahapan-tahapan pengalaman pahit, khususnya pada masa sebelum kemerdekaan.      Pejajahan yang berpuluh-puluh tahun diatas bumi ini,baik yang bersifat penjajahan fisik maupun non-fisik (ideologis,ekonomis, filosofis, kultural dsb) telah menghantarkan manusia-manusia Indonesia untuk berbangsa dan bernegara. Penjajahan berarti terobek-robeknya harkat martabat manusia serta terkoyaknya eksistensi diri yang menimbulkan kesengsaraan, kebengisan, pertengkaran, perpecahan, ketidak-adilan serta ketidakharmonisan.      Kemelaratan dan kebodohan bangsa Indonesia adalah merupakan desisi-politis kaum penjajah untuk menajamkan daya cengkeramnya.
Copyrights © 1985