Res Publica: Jurnal Hukum Kebijakan Publik
Vol 9, No 1 (2025): April

Implikasi Pengembangan Tempat Tinggal Penduduk Terhadap Lingkungan Hidup dalam Perspektif Hukum Lingkungan

Arsali, Imroatin (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Oct 2025

Abstract

Pada dasarnya, makhluk hidup termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan membutuhkan tempat tinggal. Bagi manusia, tempat tinggal yang layak adalah tempat tinggal yang sehat, bersih, dan kondusif. Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk pemenuhan hunian layak huni, sehingga sangat gencar dikembangkan dalam bentuk perumahan dan peraturan perundang-undangan. Namun, saat ini pertumbuhan penduduk yang tinggi tidak sepadan dengan jumlah luas lahan yang ada. Ini adalah masalah mendasar bagi lingkungan, dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi, kebutuhan akan tempat tinggal juga meningkat. Segala upaya dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dan lahan pemukiman, termasuk pembukaan lahan baru dengan eksploitasi hutan dan reklamasi pantai. Dampaknya dapat memperburuk kualitas lingkungan yang tidak ada habisnya seperti bencana alam yang tentunya berdampak buruk bagi manusia. Dalam tulisan ini, analisis dilakukan berdasarkan implikasi pembangunan perumahan terhadap latar belakang kepadatan penduduk dan bencana alam yang terjadi. Dengan menggunakan metode penelitian secara normatif melalui kajian hukum dan literatur terkait. Data sekunder yang digunakan berupa peraturan perundang-undangan di bidang hukum lingkungan. Tujuan dari analisis ini adalah sebagai bentuk ilustrasi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang dapat mengestimasi kondisi lingkungan, baik yang merugikan maupun yang menguntungkan guna mencapai pemanfaatan sumber daya alam yang terkendali tanpa eksploitasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

respublica

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Res Publica: Jurnal Hukum Kebijakan Publik is a peer-reviewed journal published by Constitutional Law Department, Faculty of Law, Universitas Sebelas Maret three times a year in April, August, and December. This Journal aims primarily to facilitate scholarly and professional discussions over current ...