Kemampuan tendangan sabit merupakan bagian dari teknik dasar yang harus dikuasai krusial dalam cabang olahraga pencak silat karena berkontribusi pada perolehan poin pertandingan. Studi ini menganalisis peningkatan keterampilan tendangan sabit melalui latihan ladder drill dan hurdle drill pada atlet pencak silat Universitas Islam Riau dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain eksperimen pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri atas 15 atlet putera. Instrumen pengukuran adalah tes “Tendangan Sabit 10 Detik” yang dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) program latihan. Pengujian menggunakan uji t berpasangan mengungkapkan peningkatan signifikan dari pretest ke posttest (t(14) = 6,62; p < 0,001), dengan perbedaan rerata sebesar 4,20 (95% CI [2,84–5,56]). Hasil tersebut menegaskan bahwa program latihan berdampak positif terhadap kemampuan tendangan sabit atlet.
Copyrights © 2026