ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1996: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

MERANGKUM TIGA PROBLEMATIKA PERSOALAN KEGENIUSAN KITA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2010

Abstract

Debat opini persoalan potensi anak genius yang telah digelar oleh KR edisi 25 s/d 31 Januari 1996 ternyata mendapat tanggapan serius dari masyarakat, khususnya masyarakat pendidikan.  Di samping telah dimuat tanggapan "formal" dari teman-teman ilmuwan sejawat di KR secara berturut-turut,  saya sendiri sempat menerima beberapa respon per telpon dari berbagai pihak yang berkepentingan; dari teman-teman praktisi pendidikan di sekolah, pemerhati dan pakar pendidikan, sam-pai dengan pejabat Depdikbud dan wakil rakyat.       Tentu saja saya perlu menyampaikan terima kasih kepada teman-teman ilmuwan sejawat yang telah meluangkan waktu untuk memberi tanggapan "formal" atas tulisan saya; mereka itu adalah Suyanto (FPS IKIP Yogyakarta), Djamaludin Ancok (Fak. Psikologi UGM), Sartini Nuryoto (Fak. Psikologi UGM), Noeng Muhadjir (Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta), beserta Sri Hastuti PH (FPBS IKIP Yogyakarta). Meskipun sebagian besar tanggapan yang diberikan itu lebih bersifat text book approach,  bukan experience approach,  akan tetapi tetap menarik serta melengkapi dan memperdalam tulisan saya yang tentu saja dapat memperluas wawasan pembaca. Berbagai teori yang dikutip dari para pakar  (Renzulli, Silvernail, Sisk, Terman, Merritt, Barbara Clark, Terrassier, Joan Freeman, Wechsler, Binet,Thorndike, Simon, Spearman, Thurstone, Witty, Paul, dsb)  dan disajikan dalam tulisan-nya dapat memperluas wawasan pembaca.        Dari tanggapan  teman-teman ilmuwan sejawat  tersebut  setidak-tidaknya ada tiga problematika yang masih harus diklarifikasi; adapun ketiga problematika yang dimaksud ialah menyangkut  (1) terminologi anak genius itu sendiri,(2) penentuan atau metode seleksi anak genius, serta (3) Model pendidikan anak genius.

Copyrights © 1996