Metode pengajaran tradisional yang kurang menarik dan efektif mengakibatkan anak-anak merasa bosan dan kurang terlibat dalam proses belajar. Metode pengajaran tradisional sering kali fokus pada aspek teori daripada praktik yang memengaruhi keterampilan penting, seperti kemampuan problem solving. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan problem solving anak usia 5-6 tahun di TK di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta menggunakan aplikasi ludo game. Jenis penelitian dengan menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun dengan jumlah anak 15 orang, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer (anak dan guru) dan sumber data sekunder (arsip dan RPPH). Teknik pengumpulan data melalui observasi proses dan skala penilaian, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data kuantitatif menggunakan uji validitas isi yang dibantu dengan kisi-kisi instrumen. Uji validitas data kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Indikator penelitian kemampuan problem solving anak meningkat yaitu mengidentifikasi masalah, mengeksplorasi, memilih strategi, menerapkan strategi, dan merefleksikan solusi. Hasil siklus 1 tuntas 46,67%, di siklus 2 mencapai 73,34%, sedangkan siklus 3 mencapai hasil 86,67%. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan problem solving pada anak usia 5-6 tahun di TK daerah Kota Surakarta dapat ditingkatkan melalui permainan ludo game.
Copyrights © 2025