Beberapa lembaga PAUD kurang memberikan pembelajaran literasi sains serta pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sehingga anak usia dini banyak mengalami kecelakaan ketika bermain. Para pendidik perlu memberikan pendidikan K3 yang dapat dikaitkan dengan pembelajaran literasi sains yang berbasis teknologi, seperti media game, karena anak-anak mudah memahami melalui permainan yang menyenangkan. Adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk menghasilkan media game “Little Danger” dan mengetahui keefektifan media tersebut untuk meningkatkan stimulasi literasi sains anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model ADDIE. Subjek uji coba yang terlibat, di antaranya ahli materi dan media, kepala sekolah, guru, dan anak kelompok B di 3 TK Desa Bangah. Hasil wawancara dengan guru menemukan bahwa belum ada media game yang mengenalkan konsepg K3, sementara keterampilan literasi sains anak juga masih kurang berkembang. Hasil pengembangan media game ini mendapatkan rata-rata skor 76%-100% sehingga dapat dikatakan sangat layak. Sementara itu, hasil penelitian dari penerapan permainan Little Danger yang berisi K3 menghasilkan peningkatan kemampuan literasi sains. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil posttest meningkat signifikan, sehingga dapat dikatakan bahwa media game ini efektif untuk digunakan sebagai stimulasi literasi sains anak usia 5-6 tahun.
Copyrights © 2024