Gynura procumbens (Lour.) Merr., tumbuhan tropis dari famili Asteraceae, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit. Studi praklinis menunjukkan potensi G. procumbens sebagai agen antidiabetes, yang relevan dengan tren peningkatan kasus diabetes melitus (DM) secara global. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perkembangan riset praklinis G. procumbens sebagai agen antidiabetes melalui analisis bibliometrik berbasis data Scopus. Sebanyak 23 artikel terpilih (2000–2024) dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Analisis meliputi pemetaan tren publikasi, jaringan keterkaitan kata kunci (keyword co-occurrence), distribusi negara dan institusi, artikel paling berpengaruh, hubungan referensi bersama (bibliographic coupling), dan kutipan bersama (co-citation). Hasil menunjukkan peningkatan tren publikasi sejak tahun 2000, dengan Malaysia sebagai kontributor utama, khususnya Universiti Sains Malaysia. Tema utama mencakup efek hipoglikemik, mekanisme molekuler, identifikasi senyawa aktif, serta potensi unik dalam meningkatkan fertilitas pada kondisi DM—suatu arah riset yang jarang ditemukan pada agen antidiabetes lain. Perkembangan penelitian bergerak dari studi ekstrak kasar menuju formulasi inovatif seperti nanopartikel. Analisis bibliographic coupling dan co-citation mengungkap keterkaitan antar tema, membentuk empat klaster utama yang saling beririsan. Studi ini mengidentifikasi celah penting, termasuk kurangnya data toksikologi kronis dan profil farmakokinetik. Temuan pada penelitian ini menegaskan G. procumbens sebagai kandidat terapi antidiabetes berbasis bukti ilmiah, dengan peluang pengembangan pada terapi komplikasi reproduksi akibat DM. Temuan ini menyediakan peta tematik yang dapat dimanfaatkan peneliti untuk merancang studi multidisiplin, mempercepat pemahaman mekanisme kerja, dan mendorong pengembangan formulasi G. procumbens yang efektif dan aman untuk aplikasi klinis.
Copyrights © 2025