Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Siswa SMK Kesehatan Bantul tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Kosmetik melalui Edukasi Kesehatan Utami, Fella Arifatul Wahyu; Wahyuningsih, Iis; Isrovanigoro, Isrovanigoro; Arib, Faisal Nur
Indonesia Berdaya Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261457

Abstract

Remaja merupakan kelompok konsumen kosmetik yang besar namun rentan terhadap paparan produk ilegal dan informasi yang tidak tervalidasi di media sosial. Kurangnya literasi mengenai keamanan produk dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Kegiatan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan literasi keamanan produk kecantikan pada siswa SMK Kesehatan Bantul melalui edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Kosmetik. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan desain evaluasi pre-test dan post-test melalui tahapan persiapan, pre-test, intervensi edukasi, dan post-test. Intervensi mencakup pemaparan materi dan diskusi interaktif tentang DAGUSIBU Kosmetik. Hasil evaluasi terhadap 18 peserta menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan secara signifikan dari 65,00±12,95 menjadi 95,56±7,05. Analisis uji Wilcoxon Signed Ranks menghasilkan nilai p = 0,000 (p 0,05), didukung dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,909 yang termasuk dalam kategori efektivitas tinggi. Simpulan dari kegiatan ini adalah edukasi DAGUSIBU Kosmetik efektif dalam meningkatkan domain kognitif siswa sebagai fondasi perilaku penggunaan kosmetik yang aman dan rasional. Program ini diharapkan dapat membangun kesadaran kritis remaja dalam menghadapi tren di era digital.
Eksplorasi Potensi Antidiabetes Gynura procumbens: Analisis Bibliometrik Berbasis Data Scopus Arib, Faisal Nur; Chotimah, Aditya Nurul; Kintoko, Kintoko; Salamah, Nina
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v10i3.98143

Abstract

Gynura procumbens (Lour.) Merr., tumbuhan tropis dari famili Asteraceae, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit. Studi praklinis menunjukkan potensi G. procumbens sebagai agen antidiabetes, yang relevan dengan tren peningkatan kasus diabetes melitus (DM) secara global. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perkembangan riset praklinis G. procumbens sebagai agen antidiabetes melalui analisis bibliometrik berbasis data Scopus. Sebanyak 23 artikel terpilih (2000–2024) dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Analisis meliputi pemetaan tren publikasi, jaringan keterkaitan kata kunci (keyword co-occurrence), distribusi negara dan institusi, artikel paling berpengaruh, hubungan referensi bersama (bibliographic coupling), dan kutipan bersama (co-citation). Hasil menunjukkan peningkatan tren publikasi sejak tahun 2000, dengan Malaysia sebagai kontributor utama, khususnya Universiti Sains Malaysia. Tema utama mencakup efek hipoglikemik, mekanisme molekuler, identifikasi senyawa aktif, serta potensi unik dalam meningkatkan fertilitas pada kondisi DM—suatu arah riset yang jarang ditemukan pada agen antidiabetes lain. Perkembangan penelitian bergerak dari studi ekstrak kasar menuju formulasi inovatif seperti nanopartikel. Analisis bibliographic coupling dan co-citation mengungkap keterkaitan antar tema, membentuk empat klaster utama yang saling beririsan. Studi ini mengidentifikasi celah penting, termasuk kurangnya data toksikologi kronis dan profil farmakokinetik. Temuan pada penelitian ini menegaskan G. procumbens sebagai kandidat terapi antidiabetes berbasis bukti ilmiah, dengan peluang pengembangan pada terapi komplikasi reproduksi akibat DM. Temuan ini menyediakan peta tematik yang dapat dimanfaatkan peneliti untuk merancang studi multidisiplin, mempercepat pemahaman mekanisme kerja, dan mendorong pengembangan formulasi G. procumbens yang efektif dan aman untuk aplikasi klinis.