Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa madrasah ibtidaiyah, penelitian ini mengkaji bagaimana membuat bahan ajar yang menekankan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan menggunakan studi pustaka kualitatif, berbagai literatur terkait kearifan lokal, pembelajaran di madrasah ibtidaiyah, dan strategi pengembangan bahan ajar dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan unsur-unsur kearifan lokal, seperti cerita rakyat, permainan tradisional, dan kegiatan budaya, dapat memperkaya konteks pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan siswa. Namun, ada beberapa tantangan yang dihadapi, termasuk kompetensi guru yang terbatas, kurangnya dukungan dari sekolah, dan kurangnya referensi terkait penerapan kearifan lokal dalam pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, masyarakat setempat, dan pemerintah. Bahan ajar berbasis kearifan lokal memiliki potensi besar untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan secara budaya sekaligus berkontribusi pada pelestarian budaya lokal.
Copyrights © 2025