Pembelajaran Bahasa Jawa memiliki peran penting dalam melestarikan budaya lokal sekaligus membentuk karakter siswa sekolah dasar. Namun, pembelajaran tembang dolanan masih menghadapi tantangan berupa rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Bahasa Jawa berbasis media audiovisual pada materi tembang dolanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penggunaan media audiovisual mampu meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi tembang dolanan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan respon positif siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dan kendala teknis. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Jawa.
Copyrights © 2026