Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa terhadap peregangan (stretching) setelah aktivitas pembelajaran di dalam maupun di luar kelas serta implikasinya terhadap keminatan belajar. Melalui metode survei dengan kuesioner yang dibagikan kepada 100 siswa dari sekolah menengah atas di Indonesia, penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar siswa merasa peregangan membantu meningkatkan konsentrasi dan motivasi belajar mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi peregangan dalam rutinitas sekolah dapat berdampak positif terhadap keminatan belajar siswa. Kata kunci: Presepsi Siswa, Peregangan, Aktivitas Pembelajaran, Keminatan Belajar.
Copyrights © 2024