Stunting sebagai bentuk malnutrisi tidak hanya mengganggu pertumbuhan fisik, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas hidup dan masa depan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu hamil serta ibu balita dalam pencegahan stunting melalui pendekatan kesehatan alami berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan mencakup peningkatan pengetahuan tentang pola asuh (asuh, asih, asah), pemanfaatan pangan lokal bergizi, serta penggunaan herbal aman untuk kesehatan mental ibu. Intervensi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi penyusunan menu sehat, yang diikuti oleh 44 peserta (17 ibu hamil dan 27 ibu balita). Perolehan skor pengetahuan peserta meningkat secara signifikan, sebagaimana terukur dari selisih skor post-test terhadap pre-test. Hasil analisis statistik mengonfirmasi bahwa edukasi yang diberikan berpengaruh positif terhadap pemahaman mereka. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Disimpulkan bahwa edukasi sehat alami yang terintegrasi efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mencegah stunting. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan kontekstual guna mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan bebas stunting.Kata kunci: Stunting; sehat alami; kearifan lokal
Copyrights © 2026