Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wujud-wujud dan faktor-faktor diglosia pada santri asrama Al-Hikmah Bawah Pondok pesantren Darussalam Blokagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik studi kasus, dan kemudian dilanjutkan dengan menganalisis data menurut Milles dan Hubermen dengan malakukan analisis yang bersifat terus menerus yakni dengan pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data, dan penarikan simpulan. Untuk menguji keabsahan pada hasil penelitian, peneliti menggunakan teknik triangulasi yakni, triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Data yang diperoleh bersumber dari data primer yakni, diperoleh dari percakapan yang dilakukan oleh santri asrama Al-Hikmah. Serta data sekunder, yang bersumber dari penelitian terdahulu yang berupa jurnal. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan simak catat. Pada penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Wujud diglosia dapat diketahui dengan adanya ragam tinggi (T) dan ragam rendah (R), dan terdapat beberapa faktor yang memengaruhi wujud diglosia yakni, faktor fungsi, prestise, warisan kesusastraan, pemerolehan, standarisasi, stabilitas, gramatikal, leksikon, dan fonologi.Kata kunci: diglosia, bahasa, santri
Copyrights © 2023