Pada tahun 1975 dua orang peneliti sosial, Blumer dan Hauser, melakukan penelitian tentang kasus-kasus pe-langgaran seksual terhadap beberapa remaja pada sebuah wilayah di Amerika Serikat (AS).Salah satu konklusi atas penelitian ini menyebutkan bahwa dari 752 gadis berusia 14 s/d 18 tahun ternyata 25% di antaranya sudah mengadakan hubungan seks secara ilegal (pranikah).        Beberapa waktu yang lalu konon seorang "sosiawan" dari negeri Paman Sam tersebut, John Napoleon Lacorte, menawarkan bonus sebesar US$ 1.000 kepada siswi-siswi se kolah menengah di New York (Brooklyn, Queens, dan Staten Island); dan bonus itu akan diberikan bagi mereka yang sanggup mempertahankan "keperawanannya" sampai pada usia 19 tahun. Gagasan ini berangkat dari keprihatinan mendalam mengenai seriusnya masalah pelanggaran seksual pada kalangan remaja di AS yang mengakibatkan tingginya angka kehamilan remaja puteri. Waktu itu ribuan gadis AS yang berusia di bawah 15 tahun diketahui sedang hamil.        Dua ilustrasi tersebut secara tak langsung dapat menggambarkan terjadinya berbagai pelanggaran seksual di kalangan anak-anak sekolah.Sebagai akibatnya maka banyak gadis-gadis hamil sebelum waktunya.
Copyrights © 1993