ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2005: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JULI - SEPTEMBER 2005

MEDIA MASSA SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2010

Abstract

Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara, pernah membuat formulasi tentang teori pendidikan yang disebut sebagai Tri Pusat atau Tri Sentra Pendidikan. Adapun makna dari teori ini adalah bahwa pendi-dikan itu berlangsung secara simultan di tiga sentra; masing-masing ialah sentra rumah, sentra perguruan dan sentra masyarakat.          Pendidikan yang berlangsung di sentra rumah biasanya dilakukan secara kekeluargaan dengan meniadakan hal-hal yang sifatnya birokratis; oleh karenanya pendidikan di sentra ini disebut dengan pendidikan informal. Selanjutnya pendidikan yang berlangsung di perguruan, atau sekarang disebut sekolah dan madrasah, berlangsung secara ketat, baik menyangkut substansinya maupun metodologinya serta diwarnai dengan hal-hal yang bersifat birokratis; itulah sebabnya pendidikan di sentra ini disebut dengan pendidikan formal. Sementara itu pendidikan yang berlangsung di masyarakat dilakukan tidak terlalu ketat, baik substansi maupun metodologinya namun tidak bersifat birokratis; itulah sebabnya pendidikan di sentra ini disebut dengan pendidikan nonformal.          Teori Trisentra ini diyakini oleh masyarakat hingga kini, khususnya masyarakat pendidikan. Sudah barang tentu yang dimaksud pendidikan di sini adalah pendidikan dalam arti luas dan tidak terbatas pada pengertian sempit persekolahan saja.

Copyrights © 2005