Abstrak: Asuransi Kesehatan merupakan salah satu jenis asuransi yang sangat penting bagi setiap orang untuk melindungi dirinya dari timbulnya biaya pengobatan yang besar akibat adanya suatu penyakit atau adanya kejadian (kecelakaan) yang tidak terduga yang dapat menimpa dirinya. Untuk menjamin terlaksananya perlindungan tersebut dibuatlah suatu perjanjian antara Penanggung dan Tertanggung yang berisi hak dan kewajiban masing masing pihak dan kejujuran Tertanggung dalam meng input data dalam formular Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) beserta dokumen penunjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana menggunakan surat palsu dan pencucian uang berdasarkan kasus menggunakan dokumen palsu untuk mengajukan klaim pertanggungan Asuransi, sebagaimana yang terjadi dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 914/Pid.B./2018/PN.Jkt.Sel. Mengingat kejahatan tindak pidana pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang merupakan kejahatan ekonomi yang sangat merugikan semua pihak, maka penerapan pasal berlapis yang dipergunakan untuk menjerat pelaku kejahatan diharapkan dapat memberikan efek jera. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk memberikan gambaran yang sistematis, faktual, dan akurat tentang tindak pidana penggunaan surat palsu dan pencucian uang dalam kasus menggunakan dokumen palsu untuk mengajukan klaim pertanggungan Asuransi. Kata kunci: Asuransi; Memakai Surat Palsu; Pencucian Uang; Tindak Pidana PemalsuanAbstract: Health insurance is a type of insurance that is very important for everyone to protect themselves from large medical costs due to an illness or an unexpected event (accident) that could happen to them. To guarantee the implementation of this protection, an agreement is made between the Insurer and the Insured which contains the rights and obligations of each party and the Insured's honesty in inputting data in the Life Insurance Application Letter (SPAJ) formula along with supporting documents. The purpose of this research is to determine and analyze the application of criminal sanctions against perpetrators of criminal acts using fake documents and money laundering based on cases of using fake documents to submit insurance coverage claims, as occurred in the South Jakarta District Court Decision Number 914/Pid.B./ 2018/PN.Jkt.Sel. Considering that the crime of counterfeiting and money laundering is an economic crime that is very detrimental to all parties, it is hoped that the application of multiple articles used to ensnare criminals will have a deterrent effect. This research uses a descriptive approach to provide a systematic, factual and accurate picture of criminal acts of using fake documents and money laundering in cases of using fake documents to submit insurance coverage claims. Keywords: Crime of Counterfeiting; Insurance; Money Laundering; Using Fake Letters
Copyrights © 2025