Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang berdampak signifikan pada kualitas hidup anak-anak di bawah lima tahun. Penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti implan dan IUD efektif mencegah stunting dengan mengatur jarak kelahiran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi peran bidan dalam pelaksanaan pemasangan MKJP di RS IBI Surabaya untuk percepatan penurunan stunting.Metode: Program pencegahan stunting dilakukan melalui peningkatan kompetensi bidan, edukasi masyarakat, dan peningkatan akses layanan MKJP. Evaluasi program dilakukan secara berkala untuk memantau capaian target.Hasil: Program berhasil meningkatkan minat masyarakat terhadap MKJP, dengan 34 akseptor baru dan 18 akseptor lama. Implan lebih diminati daripada IUD. Kegiatan pengabdian masyarakat meningkatkan keterampilan bidan, akses layanan MKJP, jejaring kerja, dan kesadaran masyarakat. Target program seperti pelatihan 100% bidan, peningkatan 20% kunjungan konseling, dan 90% kepuasan akseptor diukur melalui indikator yang ditetapkan.Kesimpulan: Program pemasangan MKJP di RS IBI Surabaya efektif dalam meningkatkan penggunaan MKJP dan berpotensi menurunkan angka stunting. Kerjasama lintas sektor dan edukasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program.
Copyrights © 2025