Pendahuluan: Hingga saat ini, stunting masih menjadi masalah kesehatan global. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan angka stunting di Indonesia adalah 21,6%, dan angka balita stunting di Kabupaten Sragen pada tahun 2022 adalah 24,3%, dimana terjadi peningkatan sebesar 5,5% dibandingkan tahun 2021. Sehingga, kegiatan pengabdian diperlukan untuk memberikan edukasi terkait stunting dan cara pencegahannya dengan harapan dapat menekan angka stunting.Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan tanggal 7 Agustus 2023 di Posyandu Amanah Desa Trombol, Sragen. Sasaran kegiatan adalah peserta posyandu balita, yaitu ibu dengan balita dengan total 35 peserta. Sebelum penyuluhan, peserta mengerjakan pre-test. Penyuluhan diberikan dengan ceramah interaktif menggunakan PowerPoint dan penggunaan leaflet untuk diskusi lebih dalam. Kegiatan pengabdian diakhiri dengan mengerjakan post-test dan kritik saran terhadap leaflet.Hasil dan pembahasan: Kegiatan pengabdian sudah berjalan dengan lancar. Sasaran peserta yaitu ibu sudah sesuai, mengingat pentingnya peran ibu dalam 1000 hari pertama kehidupan. Kemudian, rerata nilai hasil pre-test adalah 8±1,76 dan post-test adalah 9,4±0,81. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan. Peningkatan pengetahuan peserta diharapkan dapat mengoptimalkan pemberian nutrisi pada anak. Selain itu, mayoritas peserta setuju bahwa leaflet sudah sesuai dan bermanfaat sebagai media penyuluhan, serta kegiatan pengabdian mendapatkan respon positif dari peserta.Kesimpulan: Kegiatan pengabdian sudah berjalan dengan baik sesuai tujuan. Penyuluhan stunting dapat meningkatkan pengetahuan peserta terkait stunting. Selain itu, 90% peserta setuju bahwa leaflet dapat digunakan sebagai media penyuluhan dengan konten yang sudah sesuai dan mudah dipahami.
Copyrights © 2025