Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dua jenis pasir cetak, yaitu pasir gunung dan pasir pantai, terhadap hasil pengecoran logam aluminium ditinjau dari aspek fluiditas, kekerasan, dan struktur mikro. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial, di mana spesimen aluminium dicetak menggunakan media pasir gunung dan pasir pantai dengan variasi suhu penuangan 750 °C, 800 °C, dan 850 °C. Uji fluiditas dilakukan dengan metode spiral, diukur melalui panjang aliran logam cair yang terbentuk dalam cetakan. Uji kekerasan dilakukan menggunakan metode Vickers dengan beban 100 gf dan indentor diamond pyramid, sementara pengamatan struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop metalografi dengan perbesaran hingga 200x. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu penuangan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan fluiditas logam cair. Jenis pasir juga memengaruhi hasil pengecoran, di mana pasir gunung menunjukkan nilai fluiditas dan kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan pasir pantai. Struktur mikro hasil pengecoran dengan pasir gunung umumnya memiliki butir yang lebih halus dan seragam, sedangkan pada pasir pantai cenderung terbentuk butiran yang lebih kasar. Temuan ini menunjukkan bahwa jenis pasir dan suhu penuangan berperan penting dalam menentukan kualitas hasil pengecoran aluminium.
Copyrights © 2025