Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga dan industri pangan yang jumlahnya melimpah, serta berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Disisi lain, minyak jelantah masih mengandung trigliserida yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel melalui proses transesterifikasi. Penelitian ini bertujun untuk merancang dan menguji kinerja mesin BULUK (Bahan Ulang Limbah Untuk Kendaraan) sebagai alat pengolah minyak jelantah menjadi biodiesel, serta menganalisis karakteristik mutu biodiesel yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yang meliputi tahapan rancang bangun alat, proses transesterifikasi menggunakan katalis NaOH, serta pengujian mutu biodiesel berdasarkan standar SNI 7182:2015. Proses pengolahan dilakukan dengan variasi suhu reaksi dan tahaoan pemurnian. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 3 liter minyak jelantah diperoleh biodiesel sebanyak 2,25 liter dengan rendemen sebesar 75%. Hasil uji mutu menunjukan bahwa kadar air, kadar abu, viskositas, dan titik nyala biodiesel telah memenuhi standar SNI, sedangkan parameter densitas dan titik kabut masih memerlukan optimasi lebih lanjut.
Copyrights © 2026