ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1984: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

PERENCANAAN BENGKEL TERPADU

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2010

Abstract

Perencanaan Bengkel Terpadu bergerak dalam dua jalur, ialah perencanaan fisik serta organisasi dan pengelolaan yang keduanya harus direncanakan secara ter padu pula, karena menurut pengalaman perencanaan fisik yang baik ternyata tidak selalu mendukung organisasi dan pengelolaan yang sempurna.       Ambil contoh, dalam struktur organisasi terdapat lima Ketua Jurusan masing-masing dengan sekretarisnya, akan tetapi tidak satu lokalpun disediakan untuk para Ketua Jurusan tersebut. Atau sebaliknya!       Orientasi pembangunan Bengkel Terpadu adalah Kurikulum STM Tahun 1976. Masalahnya adalah lebih dari 80% STM Swasta di DIY masih menggunakan Kurikulum 1964 atau Kurikulum 1964 yang Disempurnakan, karena untuk menerapkan Kurikulum 1976 terbentur masalah bengkel dan fasilitasnya yang belum memenuhi syarat.              Ini cukup memprihatinkan! Ibarat makan di Restaurant kita disuguhi nasi yang kemarin. Demikian kiranya masih ada dalam batas wajar karena apabila kita amati lebih jauh ternyata sampai saat ini masih ada pula STM Negeri di DIY ini yang juga belum mampu menerapkan Kurikulum 1976,  alias masih menggunakan Kurikulum 1964 / 1964 yang Disempurnakan pula (Aduh, kasihan sekali sekolah ini).              Bengkel Terpadu akan menolong STM-STM swasta dalam menerapkan Kurikulum 1976 (Kurikulum terakhir saat ini yang disarankan pemerintah).

Copyrights © 1984