Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran pendidikan di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran pendidikan melalui media sosial, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan menentukan target audiens dan penyusunan konten yang sesuai. Pelaksanaan dilakukan dengan memanfaatkan Instagram dan TikTok secara konsisten dengan tampilan visual yang menarik dan pesan yang sesuai dengan nilai pesantren. Evaluasi dilakukan dengan melihat respons audiens dan perkembangan akun media sosial. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan dukungan tim, sedangkan faktor penghambat meliputi kendala teknis dan keterbatasan waktu produksi konten. Kesimpulannya, strategi pemasaran melalui media sosial mampu meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.
Copyrights © 2026