Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar yang masih cenderung berfokus pada penyampaian materi secara teoritis, sehingga nilai-nilai karakter belum sepenuhnya terinternalisasi dalam kehidupan siswa. Padahal, lingkungan sekolah memiliki potensi budaya lokal berupa kesenian Reog Kendang yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi Reog Kendang dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta menganalisis kontribusinya terhadap penguatan pendidikan karakter siswa kelas V di SDN 3 Sumberagung Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian meliputi guru kelas V, siswa kelas V, pembina ekstrakurikuler Reog Kendang, serta dokumen pendukung pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Reog Kendang dilakukan dengan mengaitkan materi Pendidikan Pancasila dengan nilai-nilai budaya lokal yang terkandung dalam kesenian tersebut. Nilai karakter yang muncul meliputi gotong royong, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, kerja sama, dan cinta budaya lokal. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, dan dekat dengan pengalaman siswa. Dengan demikian, Reog Kendang dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar untuk memperkuat pendidikan karakter siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026