Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) konsentrasi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) saat ini menghadapi tantangan besar untuk memiliki kesiapan kerja yang selaras dengan dinamika industri digital yang berkembang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis secara sistematis berbagai strategi hubungan antara konsentrasi keahlian TKJ dengan dunia industri guna meningkatkan mutu pendidikan vokasi. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review) terhadap 31 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2016–2025. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk merumuskan sintesis strategi kemitraan yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat domain strategi utama, yaitu: optimalisasi manajemen Praktik Kerja Lapangan (PKL) melalui pendekatan adaptif Problem Driven Iterative Adaptation (PDIA), implementasi Teaching Factory (TeFa) untuk mentransformasi sekolah menjadi lingkungan kerja nyata, integrasi sertifikasi kompetensi internasional seperti MikroTik (MTCNA) untuk keunggulan kompetitif, serta penguatan kompetensi guru produktif melalui magang industri. Strategi integratif ini terbukti mampu meningkatkan kesiapan hardskill, soft skill, dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi standar kebutuhan industri terbaru. Disimpulkan bahwa sinergi strategis yang fleksibel dan terukur antara SMK dan industri merupakan instrumen krusial dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, kompetitif, dan adaptif terhadap evolusi teknologi informasi.
Copyrights © 2026