Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi kitosan kulit udang (Penaeus monodon) terhadap daya simpan dan kualitas ikan kembung (Rastrelliger sp) selama penyimpanan. Penelitian dilakukan tahapan, yaitu proses pengawetan ikan menggunakan kitosan serta penggunaan garam sebagai pembanding. Selanjutnya dilakukan karakterisasi kualitas ikan melalui beberapa pengujian, meliputi analisis pH, uji organoleptik, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawetan ikan menggunakan kitosan mampu mempertahankan daya simpan hingga 14 hari. Pada uji pH, konsentrasi kitosan 2% berada pada kisaran 6,00–7,15 dengan hasil organoleptik terbaik dibandingkan konsentrasi 3% dan 4%. Konsentrasi 3% memiliki kisaran pH 6,45–7,32 dengan kualitas organoleptik lebih baik dibandingkan konsentrasi 4%. Sementara itu, konsentrasi 4% memiliki kisaran pH 6,80–7,90 dengan hasil organoleptik paling rendah.
Copyrights © 2026