Salah satu kendala utama bagi Indonesia dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDG) 4 adalah ketimpangan akses pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. SDG 4 bertujuan untuk menyediakan pendidikan yang adil dan inklusif serta meningkatkan peluang pembelajaran seumur hidup bagi semua individu. Di Indonesia, terdapat perbedaan yang jelas antara dua bagian sistem pendidikan tersebut. Sekolah-sekolah di daerah perkotaan telah menjadi pusat pembelajaran modern, sementara sekolah-sekolah di daerah pedesaan sering kali menghadapi berbagai tantangan akibat kurangnya infrastruktur fisik dan keterbatasan akses terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan akses pendidikan di Indonesia serta mengkaji implementasi kebijakan pemerataan pendidikan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis literatur. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan jurnal ilmiah berkualitas tinggi. Temuan studi ini menunjukkan bahwa kesenjangan dalam akses terhadap pendidikan masih terjadi antara daerah perkotaan dan pedesaan di Indonesia. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya kolaboratif untuk mengurangi ketimpangan pendidikan. Diharapkan distribusi akses terhadap pendidikan di Indonesia akan menjadi lebih merata dan berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) ke-4 secara lebih seimbang.
Copyrights © 2026