Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematika mahasiswa akuntansi , khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, yang berdampak pada kesulitan dalam menghubungkan representasi aljabar dan grafik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat pemahaman mahasiswa akuntansi berdasarkan teori van Hiele menggunakan pendekatan Item Response Theory. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan sampel 60 mahasiswa semester awal di Jawa Timur. Instrumen berupa tes diagnostik berbasis lima level berpikir van Hiele yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan model IRT untuk menentukan kecocokan model dan karakteristik butir soal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dua parameter logistik (2PL) merupakan model yang paling sesuai. Analisis koefisien IRT menunjukkan variasi tingkat kesulitan dan daya pembeda butir soal. Pemetaan kemampuan mahasiswa menunjukkan bahwa sebagian besar berada pada level visualisasi dan analisis, sedangkan hanya sebagian kecil mencapai level deduksi formal dan rigor. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kemampuan berpikir abstrak mahasiswa masih terbatas, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih menekankan pada pengembangan pemahaman konsep secara bertahap dan mendalam.
Copyrights © 2026