Penelitian ini menghadirkan studi komparasi mengenai prinsip tanggung jawab individual (masuliyah fardhiyyah) dalam QS. Al-Jasiyah ayat 15 dan QS. Fussilat ayat 46. Melalui analisis hermeneutis yang komprehensif, kajian ini mengeksplorasi bagaimana kedua ayat tersebut menggunakan strategi retorika yang berbeda namun saling melengkapi dalam merepresentasikan konsep akuntabilitas. Hasil penelitian membuktikan bahwa terlepas dari perbedaan fokus penyampaian, kedua ayat ini secara kohesif membangun doktrin tanggung jawab otonom yang membebaskan individu dari intervensi atau ketergantungan eksternal. Kesimpulannya, masuliyah fardhiyyah bukan sebatas doktrin teologis, melainkan prinsip universal yang mengatur etika dan martabat manusia, serta tetap sangat relevan untuk merespons tantangan sosial, hukum, dan spiritual di era kontemporer.
Copyrights © 2026