Rendahnya kemampuan berpikir matematis siswa Indonesia menjadi persoalan yang tidak dapat diabaikan, terlebih ketika dikaitkan dengan materi probabilitas yang secara konseptual menuntut kemampuan penalaran, koneksi matematis, dan pengambilan keputusan secara logis. Kajian yang secara sistematis memetakan hubungan antara pembelajaran probabilitas dan kemampuan berpikir matematis siswa masih sangat terbatas, sehingga belum terbentuk gambaran yang menyeluruh mengenai kontribusi materi tersebut terhadap pengembangan kemampuan berpikir matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran probabilitas dalam mengembangkan kemampuan berpikir matematis siswa melalui sintesis berbagai hasil penelitian yang relevan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan penelusuran artikel melalui basis data Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect, dibatasi pada rentang tahun dua ribu delapan belas hingga dua ribu dua puluh empat. Dari proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, diperoleh sepuluh artikel ilmiah sebagai sumber data utama yang dianalisis menggunakan teknik sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman konsep probabilitas memiliki hubungan yang erat dan bersifat resiprokal dengan kemampuan berpikir matematis siswa. Kesulitan belajar yang dialami siswa bersifat sistemik dan bersumber dari lemahnya pemahaman konseptual, bukan sekadar kelemahan prosedural. Pembelajaran berbasis konteks nyata, pemanfaatan teknologi, serta bahan ajar yang terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep sekaligus memperkuat kemampuan berpikir matematis siswa. Dengan demikian, pembelajaran probabilitas perlu diposisikan sebagai wahana strategis dalam membangun kemampuan berpikir matematis siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2026