Transportasi memegang peranan strategis dalam mendukung mobilitas penduduk serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Salah satu elemen penting dalam sistem transportasi adalah layanan angkutan pemadu moda bandara, yang berfungsi menghubungkan bandara dengan pusat kota maupun simpul-simpul transportasi lainnya. Di wilayah Jayapura, keberadaan layanan angkutan pemadu moda menuju Bandara Sentani masih belum berkembang secara optimal. Keterbatasan integrasi dan perencanaan operasional yang belum efisien mengakibatkan pengguna menghadapi sedikit pilihan moda, waktu tempuh yang relatif lama, serta biaya perjalanan yang cukup tinggi. Penelitian ini menggunakan metode Stated Preference dengan model Ordered Probit yang dianalisis menggunakan perangkat lunak LIMDEP. Data penelitian diperoleh melalui survei kuesioner kepada 100 pengguna jasa transportasi di Bandara Sentani. Variabel yang dianalisis meliputi tarif perjalanan, waktu tempuh, jadwal keberangkatan, tipe perjalanan, dan fasilitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jadwal keberangkatan yang teratur, waktu perjalanan yang lebih cepat, dan fasilitas pelayanan yang baik menjadi faktor utama yang memengaruhi minat masyarakat. Berdasarkan hasil analisis operasional, pelayanan direncanakan menggunakan 6 unit kendaraan dengan interval keberangkatan 1 jam, dimulai pukul 04.30–16.00 dari Mall Jayapura dan pukul 06.30–18.00 dari Bandara Sentani dengan waktu tempuh rata-rata ±57 menit.
Copyrights © 2026