Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh idol K-Pop Hearts2Hearts sebagai brand ambassador dan efektivitas iklan kampanye Shopee 9.9 Super Shopping Day 2025 terhadap minat beli konsumen Generasi Z pengguna aplikasi e-commerce Shopee di Indonesia. Fenomena penggunaan idol K-Pop sebagai brand ambassador dalam industri e-commerce semakin masif, namun kajian empiris mengenai rookie group dalam konteks kampanye digital musiman masih sangat terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 104 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria Generasi Z yang merupakan pengguna aktif Shopee dan pernah terpapar iklan Hearts2Hearts. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda berbantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai t sebesar 2,927 dan signifikansi 0,004. Efektivitas iklan juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 4,961 dan signifikansi kurang dari 0,001. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai F sebesar 45,798 dan signifikansi kurang dari 0,001. Koefisien determinasi sebesar 47,6% menunjukkan bahwa variasi minat beli konsumen dapat dijelaskan oleh brand ambassador dan efektivitas iklan, sementara 52,4% dipengaruhi faktor lain. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi pemasaran digital, khususnya terkait penggunaan idol K-Pop generasi baru sebagai brand ambassador pada platform e-commerce.
Copyrights © 2026