Sektor jasa keuangan yang terdiri dari perbankan, asuransi, pembiayaan kredit, pasar modal, dan lembaga keuangan lainnya mempunyai peranan yang penting dan strategis bagi perekonomian Indonesia. Sektor keuangan bertumbuh 9,1% pada kuartal I 2024 dengan kontribusi ke Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,25% Harga saham adalah uang atau nilai yang dikeluarkan untuk memperoleh bukti penyertaan atau pemilikan suatu perbankan. Harga saham juga dapat diartikan sebagai harga yang dibentuk dari interaksi antara para penjual dan pembeli saham yang dilatar belakangi oleh harapan mereka terhadap profit perbankan, untuk itu investor memerlukan informasi yang berkaitan dengan pembentukan saham tersebut dalam mengambil keputusan untuk menjual atau membeli saham. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh EPS dan PBV secara parsial dan simultan terhadap ROA serta implikasinya pada harga saham pada industri perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan metode purpose sampling dan pendekatan penelitian kuantitatif. Hasil menggunakan uji F menunjukan bahwa kinerja perusahaan yang diukur dengan EPS dan PBV mempunyai pengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan variabel HS berpengaruh secara signifikan terhadap ROA. Koefisien determinasi diperoleh R-Square sebesar 0,771% dan 0,136% dengan tingkat hubungan sangat kuat. Hal ini berarti bahwa 77,1% dan 13,6% variabel dependen yaitu ROA dipengaruhi oleh tiga variabel independen yaitu EPS, PBV dan HS, sedangkan sisanya sebesar 22,9% dan 86,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel EPS dan PBV berpengaruh signifikan terhadap ROA begitupun dengan harga saham berpengaruh signifikan terhadap ROA.
Copyrights © 2026