Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Earning Per Share (EPS) Dan Price To Book Value (PBV) Terhadap Return On Asset (ROA) Serta Implikasinya Pada Harga Saham (Studi Empiris Pada Industri Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) Ardi Hidayat; Rizka Azkia Megawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.880

Abstract

Sektor jasa keuangan yang terdiri dari perbankan, asuransi, pembiayaan kredit, pasar modal, dan lembaga keuangan lainnya mempunyai peranan yang penting dan strategis bagi perekonomian Indonesia. Sektor keuangan bertumbuh 9,1% pada kuartal I 2024 dengan kontribusi ke Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,25% Harga saham adalah uang atau nilai yang dikeluarkan untuk memperoleh bukti penyertaan atau pemilikan suatu perbankan. Harga saham juga dapat diartikan sebagai harga yang dibentuk dari interaksi antara para penjual dan pembeli saham yang dilatar belakangi oleh harapan mereka terhadap profit perbankan, untuk itu investor memerlukan informasi yang berkaitan dengan pembentukan saham tersebut dalam mengambil keputusan untuk menjual atau membeli saham. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh EPS dan PBV secara parsial dan simultan terhadap ROA serta implikasinya pada harga saham pada industri perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan metode purpose sampling dan pendekatan penelitian kuantitatif. Hasil menggunakan uji F menunjukan bahwa kinerja perusahaan yang diukur dengan EPS dan PBV mempunyai pengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan variabel HS berpengaruh secara signifikan terhadap ROA. Koefisien determinasi diperoleh R-Square sebesar 0,771% dan 0,136% dengan tingkat hubungan sangat kuat. Hal ini berarti bahwa 77,1% dan 13,6% variabel dependen yaitu ROA dipengaruhi oleh tiga variabel independen yaitu EPS, PBV dan HS, sedangkan sisanya sebesar 22,9% dan 86,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel EPS dan PBV berpengaruh signifikan terhadap ROA begitupun dengan harga saham berpengaruh signifikan terhadap ROA.
Kepemimpinan Berkelanjutan di Era Ekonomi Sirkular: Pengembangan Model Baru untuk Menilai Pengelolaan Lingkungan dan Kinerja Organisasi Jangka Panjang Salapudin; Yopi Rahamdani; Ardi Hidayat
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 2 (2025): November: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/8xgkyc23

Abstract

Peralihan menuju ekonomi sirkular menuntut paradigma kepemimpinan baru yang mampu menyeimbangkan tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Integrated Sustainable Leadership–Circularity (ISLC) Model sebagai kerangka penilaian hubungan antara kepemimpinan berkelanjutan, praktik ekonomi sirkular, dan kinerja organisasi jangka panjang. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif berbasis studi literatur dan data sekunder dari sumber tepercaya seperti Ellen MacArthur Foundation, World Economic Forum, UNEP, serta jurnal ilmiah terindeks Scopus. Analisis isi tematik dilakukan untuk mengidentifikasi dimensi kepemimpinan, praktik sirkular, dan indikator kinerja yang saling berinteraksi dalam sistem organisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan berkelanjutan berperan sebagai penggerak utama adopsi praktik sirkular yang berkontribusi terhadap peningkatan kinerja lingkungan, efisiensi sumber daya, serta reputasi jangka panjang. Model ISLC memberikan dasar konseptual dan operasional bagi penelitian empiris serta panduan strategis bagi manajer dan pembuat kebijakan dalam mempercepat transformasi menuju ekonomi sirkular yang resilien dan berdaya saing tinggi.