Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas pengelolaan perusahaan distributor di tengah dinamika bisnis dan keberagaman generasi di lingkungan kerja. Perbedaan gaya kerja, komunikasi, serta persepsi risiko antar generasi pada CV Kertanegara Singhasari menimbulkan konflik yang berdampak pada efektivitas pengambilan keputusan melalui konflik antar generasi sebagai varianel mediasi. Penelitian ii menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh mellui penyebaran kuesioner kepada manajer dan karyawan yang terlibat dalam proses operasional perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel penelitian, yaitu gaya kepemimpinan, persepsi risiko, konflik antar generasi, dan efektivitas pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemipinan dan persepsi risiko berpengaruh signifikan terhdap efektivitas pengambilan keputusan. Selain itu, konflik antar generasi juga berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengambiln keputusan. Konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan keterlambbatan keputusan dan ketidaksinkronan koordiasikerja. Sebaliknya, gaya kepemiminan yang adaptif dan komunikatif mampu meminimalkan konnflik serta meningkatkan kualitas keputusan organisasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bhawa pengelolaan konflik antar generasi secara efektif menjadi faktor penting dalam mendukung pengambiln keputusan yang optimal pada perusahaan distributor multigenerasi.
Copyrights © 2026