Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif problematika pembentukan kepribadian nasional siswa sekolah dasar melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila serta merumuskan upaya strategis yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah nasional terakreditasi, buku referensi, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) yang meliputi tahap reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan kepribadian nasional siswa sekolah dasar masih menghadapi berbagai problematika yang kompleks, di antaranya dominasi pembelajaran pada aspek kognitif, keterbatasan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis nilai, kurang optimalnya penerapan pembelajaran kontekstual, lemahnya sinergi antara lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta minimnya pembiasaan nilai dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan tersebut mengakibatkan terjadinya kesenjangan antara pemahaman nilai Pancasila dengan implementasinya dalam perilaku nyata siswa. Upaya yang dapat dilakukan meliputi pengembangan pembelajaran berbasis praktik dan pembiasaan, penerapan model pembelajaran kontekstual seperti problem-based learning dan project-based learning, peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, penguatan budaya sekolah, serta optimalisasi kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan pendekatan yang holistik dan berkesinambungan, nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat terinternalisasi secara optimal sehingga mampu membentuk kepribadian nasional siswa secara utuh, konsisten, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026