Di era digital, keamanan menjadi aspek penting dalam menjaga sistem IT, terutama pada Virtual Private Server (VPS) yang paling sering terpapar ancaman siber. Denial-of-Service (DoS) merupakan risiko yang dapat dikurangi dengan mengganti server dengan protokol yang lebih canggih seperti TCP, UDP, dan ICMP, serta menerapkan sistem yang mendeteksi dan mengurangi DoS secara real time dan otomatis menggunakan bahasa pemrograman C. Proses pengembangan sistem dengan menggunakan metodologi Agile Scrum memungkinkan proses yang iteratif, fleksibel, dan fleksibel. Sprint meliputi analisis antrean server dengan libpcap, manajemen log dengan SQLite, pemblokiran IP otomatis dengan iptables, dan pembaruan log melalui log sistem. Studi ini menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi dan mengurangi HTTP Flood, ICMP Flood, dan Slowloris dalam waktu 0,5 detik dengan CPU dan memori yang rendah. Meskipun tidak ada integrasi visual real-time atau notifikasi real-time untuk manajemen, sistem ini efisien dan efektif dalam memproses data dengan cepat. Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan bahasa pemrograman C dalam pengembangan keamanan VPS sangat penting untuk mitigasi dan pemulihan yang cepat. Fase pengembangan meliputi deteksi tingkat aplikasi (lapisan 7), visualisasi dasbor, dan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi kerentanan dan kompromi dengan cepat.
Copyrights © 2025