Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pendidikan pesantren salaf di Madura dalam menanamkan moderasi dan toleransi beragama serta perkembangan pola pendidikan di dalam penerapan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis diskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya Pesantren Salaf Al-Mansyuriyah telah mengadopsi model pendidikan integratif. Dalam hal ini, pembentukan program khusus seperti Program Wawasan Moderat (PWI) yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap keberagaman melalui diskusi, lokakarya, dan kegiatan ekstrakurikuler. Mereka juga memanfaatkan teknologi dan media sosial melalui program pesan berantai untuk menyebarkan pesan-pesan perdamaian dan toleransi kepada siswa, alumni, dan masyarakat umum. Kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait, seperti Kementerian Agama Republik Indonesia, juga menjadi bagian dari strategi mereka dalam memperkuat pendidikan moderasi dan toleransi
Copyrights © 2024