Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan konsep dan implementasi manajemen dalam ruang lingkup dakwah dan pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis literatur ilmiah terkait manajemen di kedua bidang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dakwah bersifat fleksibel dan adaptif, berfokus pada konteks sosial dan spiritual masyarakat, sementara manajemen pendidikan lebih terstruktur dan mengikuti regulasi yang ketat. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan pendapat di kalangan praktisi, seperti latar belakang pendidikan, pengalaman praktis, dan tujuan yang berbeda. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya dialog dan kolaborasi antara praktisi dakwah dan pendidikan untuk menciptakan sinergi yang lebih baik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen di kedua bidang dan membuka peluang untuk studi lebih lanjut mengenai integrasi praktik manajemen dakwah dan pendidikan.
Copyrights © 2024