Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada materi pengenalan dasar al-Qur’an di sekolah dasar, masih didominasi oleh model pembelajaran konvensional yang berpusat pada ceramah dan belum didukung oleh bahan ajar yang menarik serta inovatif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa, terutama dalam mengulang pembelajaran di rumah, serta minimnya keterlibatan orang tua dalam proses pendampingan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pembelajaran PAI, mengidentifikasi permasalahan dan potensi yang ada di lapangan, serta merumuskan pengembangan bahan ajar pengenalan dasar al-Qur’an berbasis cerita di SD Negeri 2 Trigonco. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall pada level 1, yang dikombinasikan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket validasi ahli. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI masih bersifat konvensional, belum memanfaatkan media digital secara optimal, serta kurangnya sinergi antara guru dan orang tua. Di sisi lain, siswa memiliki ketertarikan dan kemampuan tinggi dalam menggunakan media digital, sehingga pengembangan bahan ajar pengenalan dasar al-Qur’an berbasis cerita dinilai relevan dan potensial untuk meningkatkan motivasi dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual sebagai dasar pengembangan bahan ajar PAI berbasis digital yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar
Copyrights © 2026