Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan galangan kapal tradisional di Aceh Barat guna meningkatkan kualitas produksi kapal. Industri ini merupakan warisan budaya penting, namun menghadapi tantangan signifikan, seperti kurangnya standar mutu, yang berdampak pada rendahnya daya tahan produk dan menurunnya daya saing. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan partisipatif yang berfokus pada manajemen mutu sederhana, pemilihan bahan baku yang tepat, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang sesuai dengan kondisi lokal. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kualitas produk yang signifikan, terlihat dari konstruksi kapal yang lebih kokoh dan efisiensi penggunaan material. Para pengrajin kini mampu menghasilkan kapal yang lebih awet, yang secara langsung meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing di pasar. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga mutu. Kesimpulannya, pemberdayaan berbasis pengetahuan ini merupakan strategi efektif untuk melestarikan industri tradisional. Disarankan untuk membentuk kelompok mandiri pengrajin dan menjalin kolaborasi dengan pemerintah agar dampak positif ini berkelanjutan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat galangan kapal di Aceh Barat.
Copyrights © 2025