cover
Contact Name
Hanif
Contact Email
jpmina@mitraakademia.or.id
Phone
+6236701584442
Journal Mail Official
jpmina@mitraakademia.or.id
Editorial Address
Drien Rampak, Johan Pahlawan, Kode Pos 23611, Aceh Barat, Aceh, Indonesia.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 31238572     DOI : https://doi.org/10.67380/jpmina
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia (JPMINA) merupakan jurnal open-access yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai disiplin ilmu, di antaranya pendidikan, teknik, pertanian, ekonomi, sosial humaniora, perikanan, teknologi dan kesehatan. JPMINA diterbitkan 4 kali setahun, pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Pemberdayaan Berbasis Masyarakat di Desa Drien Sibak Kecamatan Sungai Mas Jeumpa Aulia; Aulia Risky; Azkal Azkiya; Setio Haditomo; Pieter Derek Kanalung; Wulfa Utari; Rumi Asrini; Jupri; Lasni Roha Br Manik
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.1

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan sosial, ekonomi, maupun lingkungan yang ada di sekitar masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji secara lebih mendalam bagaimana peran mahasiswa dalam memperdayakan masyarakat, khususnya dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) di Desa Drien Sibak, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif, di mana mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga terlibat langsung dalam memberikan edukasi, penyuluhan, serta pendampingan kepada masyarakat. Seluruh program yang dijalankan berorientasi pada pencapaian SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan KKN, program-program yang dirancang dapat terlaksana dengan baik karena adanya keterlibatan masyarakat secara aktif. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mampu memotivasi, mengarahkan, sekaligus mendampingi masyarakat untuk lebih mandiri dan berdaya guna. Dengan demikian, KKN menjadi sarana efektif dalam membangun sinergi antara mahasiswa dan masyarakat demi tercapainya pembangunan berkelanjutan di desa.
Pemberdayaan Galangan Kapal Tradisional Aceh Barat untuk Meningkatkan Kualitas Produksi Kapal Tradisional di Aceh Barat Iing Pamungkas; Heri Tri Irawan; Abdiel Khaleil Akmal; Risnadi Irawan; T.M. Azis Pandria; Azhar
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.3

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan galangan kapal tradisional di Aceh Barat guna meningkatkan kualitas produksi kapal. Industri ini merupakan warisan budaya penting, namun menghadapi tantangan signifikan, seperti kurangnya standar mutu, yang berdampak pada rendahnya daya tahan produk dan menurunnya daya saing. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan partisipatif yang berfokus pada manajemen mutu sederhana, pemilihan bahan baku yang tepat, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang sesuai dengan kondisi lokal. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kualitas produk yang signifikan, terlihat dari konstruksi kapal yang lebih kokoh dan efisiensi penggunaan material. Para pengrajin kini mampu menghasilkan kapal yang lebih awet, yang secara langsung meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing di pasar. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga mutu. Kesimpulannya, pemberdayaan berbasis pengetahuan ini merupakan strategi efektif untuk melestarikan industri tradisional. Disarankan untuk membentuk kelompok mandiri pengrajin dan menjalin kolaborasi dengan pemerintah agar dampak positif ini berkelanjutan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat galangan kapal di Aceh Barat.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Belajar Ceria: Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak-Anak Desa di Gampong Geudong Sudayu; Aulia Risky; Sabila Mujahidah Al Khayr; Muhammad Ilfandi; Ergenes; Emisna; Hadistzahra; Faula Safira; Novia; Mega Wati
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.5

Abstract

Program Joyful Learning merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (KKN) di Desa Geudong, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak desa melalui pendekatan pembelajaran kreatif, kegiatan seni dan kerajinan, serta pembentukan karakter. Program tersebut dilaksanakan selama 35 hari mulai tanggal 15 Juli hingga 19 Agustus 2025 dengan melibatkan anak-anak sekolah dasar sebagai sasaran utama. Metode yang digunakan meliputi kelas pembelajaran kreatif, kegiatan seni dan ekspresi, pendidikan agama, pembelajaran matematika, dan pengembangan karakter melalui simulasi kehidupan sehari-hari. Hasil utamanya menunjukkan peningkatan motivasi belajar anak, peningkatan keterampilan dasar akademik, dan penguatan kolaborasi masyarakat dalam mendukung pendidikan anak. Program tersebut berhasil menciptakan suasana belajar menyenangkan yang mendorong kreativitas dan rasa percaya diri anak sekaligus membangun nilai-nilai karakter positif. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dan mendukung prioritas pembangunan nasional dalam pengembangan sumber daya manusia. Program ini menunjukkan potensi besar untuk direplikasi di daerah pedesaan lainnya guna meningkatkan kualitas pendidikan non-formal.
Peningkatan Kesejahteraan Desa Seuradeuk Melalui Pemberdayaan Kesehatan Dan Ekonomi, Berbasis Partisipasi Masyarakat Lisa Imelda; Raudah Cibro; Delis Pani Berutu; Bella Monica Ramadhona; Novi Febriyani; Sastra Purnawan; Ramadandi; Muhammad Yusra
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i2.6

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan desa melalui pemberdayaan berbasis partisipasi warga. Kegiatan KKN di Desa Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat dilaksanakan selama 34 hari dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Tujuan utama program ini adalah memperkuat kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan dan ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal serta peningkatan kesadaran hidup sehat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, dimulai dari observasi, diskusi bersama perangkat desa, hingga implementasi program prioritas dan kegiatan pendukung. Hasil kegiatan meliputi program utama berupa pelatihan pengolahan pisang menjadi selai, pembuatan tempe, dan produksi toge yang memberikan nilai tambah ekonomi dan keterampilan baru bagi warga. Selain itu, program tambahan seperti mengajar di sekolah, senam sehat, Jumat bersih, dan pembuatan palang informasi desa berhasil meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, serta identitas desa. Keberhasilan program didukung oleh partisipasi aktif masyarakat, semangat gotong royong, serta dukungan aparatur desa, meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan peralatan, jaringan komunikasi, cuaca, dan anggaran. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan kesehatan dan ekonomi berbasis partisipasi masyarakat mampu meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kesejahteraan warga. Rekomendasi yang diajukan meliputi pendampingan berkelanjutan, pengadaan peralatan pengolahan yang memadai, perbaikan infrastruktur komunikasi, serta penguatan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat agar program yang telah dirintis dapat berlanjut secara mandiri dan berkesinambungan.  
Digitalisasi dan Inovasi untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan di Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat Aulia Risky; Rosma; Muhammad Rafiq Febrian; Zulhelmi Rifaldi; Viktor Mawar Berutu; Silfira Ariska; Desi Fauziah; Andra Wijaya; Anisya Putri
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.8

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 35 hari di Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Tujuan kegiatan adalah memberdayakan masyarakat melalui program berbasis digitalisasi dan inovasi, meliputi pembangunan taman herbal, pelatihan sistem informasi gampong (SIGAP), pelestarian desa, pelatihan Canva, dan digitalisasi arsip. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, diskusi kelompok, pelatihan, serta kerja bakti. Hasil menunjukkan bahwa program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal, memperkuat kapasitas administrasi aparatur desa, serta memperkenalkan literasi digital untuk tata kelola berkelanjutan. Kendala seperti jaringan internet yang tidak stabil dan ancaman hewan ternak berhasil diatasi melalui alternatif berupa penanaman hidroponik dan pengarsipan digital berbasis Google Drive. Secara keseluruhan, program ini berdampak signifikan dalam peningkatan pengetahuan masyarakat, kesadaran lingkungan, serta keterampilan digital, mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3, 4, 8, dan 11.
Pemanfaatan ZPT Alami dari Tomat dan Bawang untuk Pertumbuhan Bibit Untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Suak Trieng Fitrianas; Feni Rotiva; Agustiono Syahputra; Ahmad Syarif; Munira; Suhelmi; Selvia Ramadani; M. Nasir
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.9

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Suak Trieng, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami dari tomat dan bawang merah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan ibu-ibu rumah tangga sebagai peserta utama. Hasil observasi menunjukkan pertumbuhan tanaman pekarangan cenderung lambat sehingga diperkenalkan alternatif ZPT alami. Pada tahap perencanaan dilakukan pertemuan untuk merancang pelatihan, sedangkan tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung pembuatan serta aplikasi ZPT alami. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari 65% menjadi 85% serta keterampilan praktis dari 70% menjadi 80%. Selain itu, tanaman yang diberi perlakuan ZPT alami memperlihatkan daya berkecambah lebih cepat, tinggi tanaman lebih baik, dan jumlah daun lebih banyak dibandingkan kontrol. Hasil ini membuktikan bahwa pemanfaatan ZPT alami dari bahan lokal tidak hanya efektif dalam mendukung pertumbuhan tanaman pekarangan, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya lokal.
Pemanfaatan Sumber Daya Lokal melalui Pembuatan Pestisida Nabati Daun Pepaya untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Pulo Ie Cut Zahara; Aulia Indah Ramadhani; Irfan; Yusmanidar; Zikra Misral; Maulida Amanda; Fina Selfia
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.11

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pulo Ie, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal melalui pembuatan pestisida nabati dari ekstrak daun pepaya. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan kelompok tani serta masyarakat secara aktif. Program ini memperkenalkan praktik pengendalian hama yang ramah lingkungan melalui pelatihan pembuatan dan aplikasi pestisida nabati berbahan daun pepaya. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta dari 40% menjadi 85% serta keterampilan praktis dari 70% menjadi 90%. Pengamatan awal pada tanaman juga memperlihatkan daun yang lebih segar dan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya alam lokal sebagai pestisida nabati tidak hanya efektif mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Penguatan Budaya Membaca Melalui Program Pojok Baca Di Desa Alue Bilie Aufa Dhafira; Dahlia; Agus Saputra; Resi Yulandari Putri; Agus Tiranda; Annisa Putri Ariani; Nelly Suraya; Aldiansyah; Marhamah; Zakiyuddin
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i2.12

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Alue Bilie, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, dengan fokus utama pada pembangunan Pojok Baca Literasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi dan minat baca anak-anak maupun masyarakat dengan menyediakan fasilitas membaca sederhana dan mudah diakses. Metode yang digunakan meliputi observasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Pojok baca dibangun dengan koleksi buku hasil kontribusi mahasiswa serta dukungan perangkat desa. Selama pelaksanaan, dilakukan kegiatan pendampingan literasi berupa membaca bersama, diskusi, dan bimbingan. Hasilnya menunjukkan respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak yang aktif memanfaatkan pojok baca dengan rata-rata kunjungan lebih dari 15 orang setiap minggu. Hal ini menandakan adanya peningkatan motivasi membaca dan kesadaran akan pentingnya literasi. Dampak program juga meluas karena koleksi bacaan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga kewirausahaan yang bermanfaat bagi anak-anak maupun orang dewasa. Keberadaan Pojok Baca Literasi diharapkan dapat memberi dampak berkelanjutan apabila dikelola lebih lanjut oleh pemerintah desa maupun relawan lokal. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ruang belajar rekreatif, tetapi juga mendukung pengembangan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat di pedesaan.
Peningkatan Kapabilitas Literasi Dasar dan Penguatan Karakter Anak Pedesaan Melalui Model Joyful Learning dalam Program Literasi Sore Muktarudin; Farmadi; Ayu Fitria; Cut Sifa Nistria; Muhammad Ikbal; Pocut Nurul Hajani; Rusna; Fajriani; Yasinta Mulia Azara
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i2.17

Abstract

Program Literasi Sore yang dilaksanakan mahasiswa KKN di Desa Aron Baroh, Kecamatan Woyla Induk, Kabupaten Aceh Barat, bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dasar anak-anak desa sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri dan karakter positif. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu pembekalan, pelatihan, dan praktik. Pada tahap pembekalan, mahasiswa menyiapkan materi, jadwal, dan lokasi belajar, sementara anak-anak dipersiapkan dengan perlengkapan belajar. Tahap pelatihan dilakukan dengan mengintegrasikan mata pelajaran umum dan agama melalui metode pembelajaran menyenangkan (joyful learning) yang bersifat partisipatif. Puncaknya adalah tahap praktik berupa Festival Anak Sholeh yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil belajar melalui berbagai lomba, seperti hafalan ayat pendek, doa sehari-hari, azan, dan pidato. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran mencapai 85% dengan peningkatan minat belajar yang signifikan. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga memperkuat nilai keagamaan, keterampilan sosial, dan rasa percaya diri anak. Dengan demikian, literasi sore terbukti efektif sebagai model pengabdian masyarakat berbasis komunitas yang berkelanjutan. 
Pemberdayaan Petani Paya Luah melalui Praktik Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Sayur dan Kulit Buah Fayza; Ardiul Suhaidi; Riski Ismawanda; Mardiana; Yuni Sahra; Wahyuni; Agus Maini; Husna Mulia; Jilan Tahani; Muhammad Rahmat Hidayat
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i2.19

Abstract

Pertanian sangat penting untuk menopang mata pencaharian pedesaan, termasuk di Desa Paya Luah, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat. Petani di daerah ini menghadapi kenaikan harga pupuk, keterbatasan akses terhadap pupuk kimia, dan pengelolaan limbah organik rumah tangga yang kurang baik. Program pengabdian masyarakat ini, yang dilaksanakan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Teuku Umar, berupaya mengatasi masalah tersebut dengan memberdayakan petani dan warga desa untuk memproduksi pupuk organik cair (POC) dari sisa sayuran dan kulit buah. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, fermentasi selama dua minggu, dan distribusi POC kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya partisipasi masyarakat yang kuat, peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan limbah organik, serta respons positif pada tanaman hortikultura setelah penerapan POC. Program ini berhasil mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, menurunkan biaya produksi, dan mendorong praktik pengelolaan limbah. Secara keseluruhan, produksi POC menawarkan model praktis dan berkelanjutan untuk meningkatkan pertanian dan ketahanan masyarakat di pedesaan.

Page 1 of 3 | Total Record : 21