Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Suak Trieng, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami dari tomat dan bawang merah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan ibu-ibu rumah tangga sebagai peserta utama. Hasil observasi menunjukkan pertumbuhan tanaman pekarangan cenderung lambat sehingga diperkenalkan alternatif ZPT alami. Pada tahap perencanaan dilakukan pertemuan untuk merancang pelatihan, sedangkan tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung pembuatan serta aplikasi ZPT alami. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari 65% menjadi 85% serta keterampilan praktis dari 70% menjadi 80%. Selain itu, tanaman yang diberi perlakuan ZPT alami memperlihatkan daya berkecambah lebih cepat, tinggi tanaman lebih baik, dan jumlah daun lebih banyak dibandingkan kontrol. Hasil ini membuktikan bahwa pemanfaatan ZPT alami dari bahan lokal tidak hanya efektif dalam mendukung pertumbuhan tanaman pekarangan, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya lokal.
Copyrights © 2025