Penelitian ini membahas implementasi model Balanced Scorecard di Superindo Pancoran. Analisis menunjukkan bahwa SuperIndo telah mencapai ROE sebesar 17,3% dan NPM sebesar 3% pada tahun 2023, meskipun beberapa area masih memerlukan perhatian lebih untuk mencapai target ambisius pada tahun 2024. Aspek-aspek yang dievaluasi meliputi kinerja keuangan, di mana ROI dan pertumbuhan penjualan masih di bawah target yang ditetapkan. Selain itu, kepuasan pelanggan yang saat ini mencapai 80% perlu ditingkatkan menjadi 85% dengan meningkatkan kualitas produk, layanan, dan program loyalitas. Di sisi internal, efisiensi proses dan fleksibilitas operasional yang belum optimal dengan waktu siklus operasi 10 hari dan respons 5 hari. Untuk mencapai target siklus 8 hari dan respons 3 hari pada 2024 serta menghemat biaya 10%, implementasi ERP dan pelatihan adaptasi perubahan diperlukan. Sementara itu, pertumbuhan dan pembelajaran karyawan menunjukkan peningkatan dengan kompetensi mencapai 70% dan keterlibatan mencapai 65%, tetapi perlu ditingkatkan menjadi 80% dan 75% pada 2024 melalui program pelatihan, pengembangan, dan penghargaan inovasi. Studi ini merekomendasikan langkah-langkah strategis seperti peningkatan efisiensi operasional, pengembangan produk, ekspansi pasar, dan pelatihan karyawan untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar dan menghadapi tantangan masa depan.
Copyrights © 2024