Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work-Life Balance dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan di industri asuransi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dari 101 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kedua variabel independen, yaitu Work-Life Balance dan Stres Kerja, tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan secara parsial, karena nilai signifikansi masing-masing berada di atas 0,05. Meski begitu, arah hubungan dari kedua variabel tersebut cenderung positif, yang mengindikasikan bahwa peningkatan persepsi Work-Life Balance dan penanganan stres kerja yang baik tetap dapat mendukung kinerja, meskipun tidak terbukti secara statistik. Model regresi juga telah memenuhi asumsi klasik, termasuk normalitas dan tidak adanya multikolinearitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar Work-Life Balance dan Stres Kerja kemungkinan lebih dominan dalam memengaruhi kinerja karyawan, sehingga perlu ditelusuri lebih lanjut dalam studi lanjutan.
Copyrights © 2025