Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, pertumbuhan ekonomi, kualitas sumber daya manusia dan penanaman modal asing terhadap tigkat pengangguran di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data panel dari 33 provinsi selama tahun 2015 hingga 2023. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengangguran, yang berarti peningkatan inflasi cenderung menurunkan tingkat pengangguran dalam konteks Indonesia selama periode yang dianalisis. Pertumbuhan ekonomi juga berpengaruh negatif signifikan, yang mana mendukung teori hukum Okun yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat mengurangi pengangguran. Sebaliknya, kualitas SDM menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap pengangguran, yang menunjukkan bahwa peningkatan indikator SDM belum sepenuhnya mampu menekan tingkat pengangguran akibat ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengangguran, menandakan bahwa peningkatan investasi asing mampu menciptakan lapangan kerja baru yang mengurangi tingkat pengangguran.
Copyrights © 2025