Kemajuan teknologi digital di sektor keuangan telah menyebabkan perubahan dalam kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi, dari yang sebelumnya mengandalkan uang tunai kini mulai beralih ke sistem pembayaran non-tunai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh e-money, kartu ATM/Debet, SMS/Mobile Banking, serta tingkat suku bunga terhadap velocity of money di Indonesia selama periode 2013 triwulan pertama hingga 2024 triwulan keempat. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM), dengan data yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Temuan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa e-money berpengaruh negatif dan signifikan terhadap velocity of money, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Sementara itu, kartu ATM/Debet dan suku bunga tidak menunjukkan pengaruh signifikan dalam jangka pendek, namun keduanya memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam jangka panjang. Adapun SMS/Mobile Banking menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan dalam jangka pendek, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap velocity of money dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025