Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Perubahan Ekonomi Global dan Neraca Pembayaran Nurbetty Herlina Sitorus; Dian Fajarini
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4793

Abstract

The balance of payments is a reflection that can be used as a benchmark for Indonesia's welfare and economic performance. This research aims to find out how the global economy and macroeconomic fundamentals, represented by the variables world GDP, world inflation, real exchange rates and world exports and imports of goods and services, affect Indonesia's balance of payments. The data used is time series data from 2016 to 2022. The method used in this research is the Error Correction Model (ECM) method using unit root and cointegration tests.
Determinants of Household Happiness in Indonesia Vitriyani Tri Purwaningsih; Nindya Eka Sobita; Mega Mariska; Muhammad Mufti Hudani; Rizka Malia; Dian Fajarini
West Science Journal Economic and Entrepreneurship Vol. 2 No. 04 (2024): West Science Journal Economic and Entrepreneurship
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the dimensions that the BPS uses to gauge happiness is life satisfaction. The elements influencing home happiness in Indonesia are examined in this study. Households with secondary data from the Indonesia Family Life Survey (IFLS) comprise the study's sample. This study's model analysis makes use of logistic regression. According to the study's findings, possessions including a home, a car, savings, and even jewelry are among the things that influence household satisfaction in Indonesia. In addition, other factors such as health, ownership of electronic goods, internet access and the area of residence outside Java will increase household happiness. Overall, this study concludes that the more assets, the healthier the family condition and the easier the access, the more satisfied and happy the household will feel.
Sharia finance workshop for MSME in Bandar Lampung City Aryan Danil Mirza. BR; Vitriyani Tri Purwaningsih; Dian Fajarini; Harsono Edwin Puspita
Jurnal Sumbangsih Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Sumbangsih (In Process)
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsh.v3i2.94

Abstract

Running a business in a halal and blessed way is a necessity for Muslim entrepreneurs. To realize a good business, of course, good Islamic financial education is needed. The Service Team from FEB Unila took the initiative to provide training for MSMEs in Bandar Lampung City in the form of introducing sharia financial literacy so businesses can continue and comply with sharia values. We package this workshop activity in the Focus Group Discussion and Lecture methods, it allows participants to actively participate in this activity. We hoped that after participating in this activity, participants will open their horizons in recognizing the concept of Islamic finance, Islamic banking products and open access to capital from Islamic financial institutions.
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MONETER INKONVENSIONAL TERHADAP STABILITAS MAKROEKONOMI KELOMPOK ADVANCED ECONOMIES SERTA KELOMPOK EMERGING MARKET & DEVELOPING ECONOMIES: STUDI KASUS PANDEMI COVID-19 Ananda Marco Ramadhan Sialagan; Tiara Nirmala; Dian Fajarini
Bhinneka Multidisiplin Journal Vol. 3 No. 3 (2026): Bhinneka Multidisiplin Journal
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/bmj.v3i3.115

Abstract

The COVID-19 pandemic triggered the largest economic crisis since The Great Depression of 1929–1933 and prompted central banks worldwide to massively adopt Unconventional Monetary Policy (UMP). This study comparatively analyzes the effectiveness of UMP during the COVID-19 pandemic across 10 Advanced Economies (AE) and 10 Emerging Market & Developing Economies (EMDE) spanning the sub-regions of Eastern Europe, Southeast Asia, and Latin America. Utilizing a qualitative multiple case study approach with source triangulation, this research finds that UMP in AE was highly effective in stabilizing financial markets through the portfolio balance channel; but the transmission to the real sector remained partial due to persistent Zero Lower Bound (ZLB) conditions and liquidity traps. Conversely, UMP in EMDE was more market-stabilizing rather than macro-stimulating, operating on a smaller scale (0.3–10% of GDP) but supported by the flexibility of the still-available interest rate channel. Three primary structural factors explain the difference in effectiveness between the groups: (1) the policy cycle position (ZLB vs. non-ZLB); (2) the depth of financial markets; and (3) the central bank credibility. These findings underscore that effectivity of UMP does not operate independently; rather, but is heavily determined by the broader policy ecosystem.
Ketahanan Kinerja Kredit Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia: Analisis Sebelum dan Setelah Pandemi COVID-19 Lilla Ananta; Tiara Nirmala; Dian Fajarini
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 6 (2025): IJEMA - Juni 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan kinerja kredit Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia dalam menghadapi tekanan akibat pandemi COVID-19. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh indikator internal perbankan seperti Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Asset (ROA), dan Loan to Deposit Ratio (LDR), serta variabel dummy pandemi terhadap Non-Performing Loan (NPL) sebagai indikator utama kualitas kredit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) pada data triwulan dari tahun 2015 hingga 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel CAR dan ROA memiliki pengaruh signifikan terhadap NPL dalam jangka panjang dan pendek, sedangkan LDR menunjukkan pengaruh dinamis tergantung pada periode. Variabel dummy pandemi menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap peningkatan NPL, namun terdapat indikasi pemulihan kredit setelah beberapa kuartal pasca pandemi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun BPR memiliki fondasi ketahanan dari sisi internal, namun tetap rentan terhadap tekanan eksternal seperti pandemi. Temuan ini penting bagi pengambil kebijakan dan pelaku industri keuangan mikro dalam merancang strategi mitigasi risiko dan pemulihan kredit.
The Effect of Reference Interest Rates And Financial Technology on Bank Intermediation Performance (Case Study of Bank Mandiri) Jihan Tsabitha Nur'Azimi Masykur; Nurbetty Herlina Sitorus; Dian Fajarini
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 7 (2025): IJEMA - Juli 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh suku bunga acuan (BI-Rate) dan teknologi finansial (fintech) terhadap kinerja intermediasi Bank Mandiri yang diukur dengan Net Interest Margin (NIM). Latar belakang penelitian ini adalah perubahan BI-Rate dan pesatnya pertumbuhan fintech yang dapat memperkuat atau memperlemah peran intermediasi bank konvensional. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan Error Correction Model (ECM) dan analisis regresi linier berganda, dengan menggunakan data sekunder tahun 2021–2024 yang bersumber dari Bank Indonesia dan Bank Mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BI-Rate dan penyaluran kredit berpengaruh signifikan terhadap NIM, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Fintech yang ditunjukkan dengan nilai transaksi QRIS dan Kopra oleh Mandiri juga berpengaruh signifikan terhadap NIM, meskipun dengan cara yang berbeda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa suku bunga acuan berpengaruh negatif terhadap NIM, sedangkan teknologi finansial dapat meningkatkan efisiensi dan mendukung keberlangsungan intermediasi. Bank Mandiri dapat mempertahankan kinerja intermediasi yang kuat dengan menggunakan strategi digital yang beradaptasi dengan perubahan suku bunga dan kemajuan teknologi keuangan.
Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Dan GDP Terhadap Neraca Jasa Perjalanan Indonesia Ghania Lutfiya Fazila; Thomas Andrian; Dian Fajarini
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 7 (2025): IJEMA - Juli 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian Indonesia, terutama melalui kontribusinya terhadap penerimaan devisa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar, GDP per kapita negara asal wisatawan, dan GDP Indonesia terhadap neraca jasa perjalanan Indonesia pada periode Q1 2010 hingga Q4 2023 dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, inflasi dan variabel dummy Covid-19 memiliki pengaruh negatif signifikan; sementara nilai tukar, GDP per kapita negara asal wisatawan, dan GDP Indonesia memberikan pengaruh positif yang signifikan. Dalam jangka panjang, inflasi dan GDP Indonesia berpengaruh negatif signifikan, sedangkan GDP per kapita negara asal wisatawan berpengaruh positif signifikan. Nilai tukar dan variabel dummy Covid-19 menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas ekonomi makro domestik dan eksternal dalam menjaga kinerja neraca jasa perjalanan Indonesia
The Effect of Non-Cash Payment Instruments and Interest Rates on the Velocity of Money in Indonesia Bintang Rachmainie Poetri Setiawan; Thomas Andrian; Dian Fajarini
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 8 (2025): IJEMA - Agustus 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital di sektor keuangan telah menyebabkan perubahan dalam kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi, dari yang sebelumnya mengandalkan uang tunai kini mulai beralih ke sistem pembayaran non-tunai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh e-money, kartu ATM/Debet, SMS/Mobile Banking, serta tingkat suku bunga terhadap velocity of money di Indonesia selama periode 2013 triwulan pertama hingga 2024 triwulan keempat. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM), dengan data yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Temuan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa e-money berpengaruh negatif dan signifikan terhadap velocity of money, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Sementara itu, kartu ATM/Debet dan suku bunga tidak menunjukkan pengaruh signifikan dalam jangka pendek, namun keduanya memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam jangka panjang. Adapun SMS/Mobile Banking menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan dalam jangka pendek, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap velocity of money dalam jangka panjang.