Pembangunan ekonomi inklusif menjadi perhatian penting dalam upaya mewujudkan pertumbuhan yang tidak hanya tinggi, tetapi juga merata dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja pemerintah fungsi pendidikan, belanja pemerintah fungsi kesehatan, belanja modal, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI) provinsi-provinsi di Pulau Sumatera periode 2018–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan regresi data panel, di mana Fixed Effect Model (FEM) teridentifikasi sebagai model paling sesuai untuk analisis. Hasil analisis mengungkapkan bahwa belanja pemerintah fungsi pendidikan dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif signifikan terhadap IPEI, belanja fungsi kesehatan berpengaruh positif signifikan, sementara belanja modal berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap IPEI. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap IPEI. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas modal manusia melalui belanja kesehatan dan penurunan pengangguran merupakan kunci utama dalam mendorong pembangunan ekonomi yang lebih inklusif di Sumatera.
Copyrights © 2025