Kemiskinan masih menjadi persoalan utama di wilayah pedesaan, terutama di kalangan petani yang bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber utama pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan kemiskinan rumah tangga petani gabah di Kabupaten Lampung Tengah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut menggunakan pendekatan regresi logistik (logit model). Penelitian dilakukan di Kecamatan Seputih Raman dengan jumlah responden sebanyak 99 rumah tangga petani yang dipilih secara purposive. Variabel independen yang dianalisis mencakup pengeluaran rumah tangga dan luas lahan garapan, sedangkan variabel dependen adalah status kerentanan kemiskinan (rentan atau tidak rentan). Hasil analisis menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kerentanan kemiskinan, yang berarti peningkatan kemampuan konsumsi berbanding terbalik dengan tingkat kerentanan. Sementara itu, luas lahan berpengaruh negatif dan signifikan, yang menandakan semakin besar kepemilikan lahan maka semakin kecil peluang rumah tangga petani untuk masuk ke dalam kondisi rentan miskin. Secara keseluruhan, model logit memberikan gambaran yang baik terhadap variasi data dengan nilai kelayakan model yang signifikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan peningkatan akses lahan produktif dan efisiensi pengeluaran untuk memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga petani.
Copyrights © 2025